batas atas kiri batas atas batas atas kanan
batas kiri
 
Pondok Pesantren Mamba'us Sholihin  
  batas kanan    
 

Radar Pesantren

» Kunjungan ‘Munsib al Atthas’ di MBS
» Masih Berharap...
» Pertemuan Para Pemuka Islam di MBS
» Grebek Pesantren
» ‘Orang-orang Aneh’ di HUT RI yang ke-63
» Wisuda INKAFA strata-1 yang kedua
» Economic Study Tour Siswa KMI Gontor di MBS
» Test Klasifikasi Madrasah Aliyah
» Pembekalan KKN
» Rapat Diniyyah
» Kelap-kelip Tahun Baru Hijriyah
» Try Out Kafilah MTQ Jawa Timur
» Semalam Bersama DR. Tarmidzi Thaher
» Maulid Nabi Yang Penuh Damai
» Tim eL-Mambast Meraih Juara Umum
» Pelatihan Falaq dan Hisab
» Peresmian INKAFA dan Haflah Akhiris Sanah
» Diklat Sistem Mengajar Bahasa Inggris Se-Kabupaten Gresik
» Romo Kyai Ngunduh Mantu
» Artis Masuk Pesantren
» Say NO To Drug in Mamba'us Sholihin
  batas kanan
batas kanan  

Masih Berharap...
HUT Al-Fikroh ke-10

10 tahun Al-Fikrah menanjak. Genap bukan berarti lengkap. Justru dalam ke­genapan tadi berbagai minus dapat terkoreksi. Sepanjang rentang waktu ini tentu para redaksi sudah diasuh dan didewasakan oleh berbagi proses, konflik, dan keterbatasan. Berbagai "pengasuh" yang terkonotasi negatif tadi memang benar-benar memberi kami (redaksi. red) pelajaran betapa berat, susah, menyedihkan, membahagiakan, dan membanggakan merawat sebuah media massa. Dan sekelumit apresiasi perasaan kami tadi ialah SARASEHAN BERSAMA PARA SENIMAN, Jum'at, 29 Agustus 2008 yang kami dedikasikan pada santri Pondok Pesantren Mambaus Sholihin yang kami percaya sebagai badal kami untuk suatu hari dalam berkhidmah intelektual (meminjam istilah mantan-mantan Pimred AL-FIKRAH).

Acara yang mengusung narasumber seniman kenamaan H.U. MARDILUHUNG dan dosen sekaligus penasehat lembar sastra AL-FIKRAH ISLACHUDDIN YAHYA, M. Pd. ini cukup menyita perhatian peserta. Hal ini terbukti dengan konstannya jumlah peserta selama acara. Peserta merasakan suntikan motivasi yang luar biasa seusai melalui sarasehan. Kedua tokoh ini memberikan jawaban-jawaban yang tidak biasa dan sedikit eksentrik atas segala kemelut tentang bagaimana seni dan sastra yang semestinya. Dialog lepas selama 60 menit yang memberikan kesadaran pada peserta maupun panitia (redaksi) bahwa sukses berkarya ialah dengan tak putus mencoba.

"Imajinasi termudah ialah jatuh cinta yang ringan." begitu komentar H. U. MARDILUHUNG saat ditanya bagaimana mencari imajinasi maupun inspirasi dalam menulis. Dijelaskan oleh beliau bahwa pusat energi mahluk Tuhan di muka bumi ini adalah cinta. Karena olehnya manusia bisa tergerak untuk melakuakan hal tergila sekalipun. Beliau juga berpesan bahwa seorang seniman bukan hanya bermodalkan kenyentrikan dan taste of art saja, namun juga intelektual yang memadai. Hal ini bisa dipenuhi dengan cara kuno yang selalu ngetrend, membaca. Sebuah pengalaman beliau saat menulis sebuah puisi yang dalam baitnya terdapat kalimat "...maka iapun menghunus samurai...", secara kasat mata tak ada yang rancau pada kalimat ini, namun salah seorang rekan sesama seniman yang berasal dari Lampung berkomentar, "Kalau samurai itu orangnya, kalau Katana pedangnya!" dengan sedikit kebingungan, beliau berharap solusi dari rekannya. "Lantas saya musti menulis bagaimana?" Rekannya menjawab, "Tinggal tambah kata pedang saja di depan samurai!" Secuil kisah seniman sekaliber beliau yang menggedor-gedor keengganan kita untuk menggali pengetahuan.

Kalau dihitung mundur, usia majalah yang satu dekade ini berbarengan dengan ulang tahun reformasi di Indonesia. Namun seperti yang sudah-sudah, reformasi yang menegakkannya amit-amit susah belum mampu menyembuhkan bangsa yang sakit kronis ini. Semoga tidak begitu halnya pada AL-FIKRAH. Melalui tasyakkur sederhana ini, tiap hati memanjatkan harapan secara kolektif pada Sang Dzat Maha Kreatif yang menjadi inspirator dan motivator utama kami, Allah SWT. Tentu seperti isi umum semua do'a yang berharap perbaikan pada langkah-langkah selanjutnya.

HUT Al-Fikroh ke-10

Al-Fikroh 10th anniversary

 
copyright © mambaussholihin.com 2006
batas kanan
batas bawah kiri batas bawah batas bawah kanan
?>?>